Kementerian Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara

Kementerian Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap melanjutkan pembangunan jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sepanjang 966,59 Km, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah atau membuka akses daerah terisolir.

Pembangunan jalan perbatasan di Kaltara, dibagi atas dua ruas ruas yakni ruas paralel perbatasan Long Boh hingga Malinau dengan total panjang jalan 614,55 kilometer, dan ruas akses perbatasan Malinau hingga Long Midang sampai Mensalong-Tau Lumbis dengan total panjang 359 kilometer.

Kementerian Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara

Menurut Basuki, Jaringan jalan pinggiran ini ialah prasarana yang berharga penting untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan fungsi pertahanan dan keamanan negara. Sehingga dapat mendukung pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. Dalam perbatasan ini nantinya akan mendapatkan dana segar dari perusahaan game Slot Online terpercaya di Indonesia sendiri, situs judi slot online terbaik juga tidak tanggung-tanggu memberikan sumbangan untuk membangun kota maju di perbatasan ini.

Kementerian PUPR Targetkan Pembangunan Perbatasan Indonesia-Malaysia, Selesai Tahun 2021

Menteri Basuki menargetkan pembangunan jalan akses Long Bawan – Malinau dapat dilalui kendaraan pada akhir 2021. “Saya kira kalau 196 kilometer akan selesai 2 tahun atau 2021 akhir. Kenapa kita prioritaskan yang Long Midang (Krayan) – Malinau harus tembus, karena selama ini akses hanya keluar, sementara yang masuk tidak ada, jadi barang-barang ya mahal,” tutur Menteri Basuki.

Sebagai informasi, pada Tahun Anggaran (TA) 2020, Kementerian PUPR menganggarkan sebesar 231 miliar untuk pembangunan 8 ruas jalan perbatasan dan tiga ruas akses perbatasan di wilayah Kaltara. Secara keseluruhan, jalan perbatasan di Kaltara sepanjang 966,59 km terdiri dari jalan paralel perbatasan sepanjang 614,55 km dan akses perbatasan 352,04 km. Hingga akhir 2019, dari total panjang tersisa 80,8 km belum terbuka.

Kementerian PUPR Targetkan 2021 Pembangunan Perbatasan Indonesia-Malaysia Selesai

Rekomendasi Bacaan Tambahan: Kisah Nyata Guru Mengajar di Pedalaman

Pekerjaan pengaspalan diprioritaskan pada area yang sudah ada permukiman atau padat penduduk serta terdapat fasilitas umum seperti Puskesmas, pasar, sekolah, dan kantor pemerintahan. Sementara penggunaan lapisan agregat digunakan pada area yang masih butuh peningkatan lalu lintas harian (LHR).

Herlan Hutagaol, Direktur Bina Marga Badan Pelaksana Jalan Tol Nasional (BPJN) Kalbar, menyatakan seluruh ruas Batas Zaman Temajok-Aruk-Badau-Putusibau-Naga di Provinsi Kaltim masih berupa hutan yang dibuka oleh Insinyur Angkatan Darat.

Game online pada situs judi slot menjadi kesempatan emas untuk Anda yang ingin meraih uang asli dengan mudah, cepat, dan aman. Buruan coba!!!