Pembangunan Fly Over Jangka Panjang

Pembangunan Fly Over

Kawasan kota tempat saya tinggal sekarang ini masih saja terganggu masalah lalu lintas, karena adanya pembangunan Fly Over. Rencana pembuatan jembatan layang ini sudah cukup lama, sejak tahun 2004 hingga saat ini masih belum selesai. Hingga cukup mengganggu kelancaran berlalu lintas, apa lagi setelag lewat dari jam 7 pagi.

Pasti selalu ada macet dikawasan pembangunan tersebut, selain itu berbagai material serta disekitar fly over cukup berdebu. Sehingga ketika akan keluar rumah kami wajib mengenakan masker, supaya tidak terhirup oleh tebalnya debu berbahaya berasal dari semen disana. Saya sendiri sebenarnya sangat kesal karena adanya proyek pembangunan jalan belum kunjung selesai.

Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Fly Over

Karena sejak tahun 2004 – 2020 pembangunan proyek fly over dilihat tidak ada progres. Maka muculnya dugaan kuat akan adanya korupsi yg dilakukan oleh kepala instruksi pihak management, namun belum didapatkan bukti serta informasi kuat akan hal tersebut.

Kala mau berangkat ke sekolah saya harus bangun lebih awal supaya terhindar macet karena disekitar fly over tersebut akses jalan menjadi sangat kecil. Dan parahnya kalau lokasi tersebut merupakan jalan utama / umum yg bisa mencakup ke segala jalur.

Pembangunan Fly Over

Ketika tiba di sekolah juga aku langsung buru – buru buat membuka jaket, karena sangat tebal terkenal debu dari instruksi bangunan jembatan layang itu. Paling seru ketika lewat kantin sekolah pagi – pagi para guru banyak yg sedang asik ngrumpi, dugaan korupsi semakin asik diperbincangkan.

Banyak yang bilang kalau kepala dari pembangunan jalan tersebut sering pergi keluar negeri dengan semua keluarganya. Dicurigai dana untuk berlibur adalah dari dana membangun jembatan / fly over tersebut. Hingga sekarang dugaan ini masih belum menemukan titik terang yg jelas.

Intinya kami masih sangat resah dengan adanya gangguan yang ada dari pembangunan tersebut. Selain menjadi macet adanya debu tebal juga bisa menggangu kesehatan masyarakat. Demikian lah cerita sedikit dari saya, terimakasih sudah membaca curhatan kisah dari kota tempat tinggal aku.

Berkunjung Ke Stadion Tim Favorit

Setiap pengamat sepak bola, pastinya memiliki tim favorit tersendiri, ada juga yang ingin melihat secara langsung tim favotitnya berlaga. Pasti akan kita akan merasa senang sampai kita bisa melihat tim sepak bola sedang bertanding secara langsung, juga berpeluang untuk bertemu dengan para pemain-pemain skuad tersebut.

Pada sesi pembahasan ini aku sendiri akan bagikan kisah Daniel, 27 tahun asal Palembang, Sumatera Selatan, kisah tentang Daniel ini memang sangat penuh perjuangan, dimana dia jatuh bangun saat menjalani karir dan usahanya namun dia tidak pantang menyerah dan selalu berpandangan positif, yang membuat warganet menjadi haru saat membacanya. Kisah Daniel sudah tersebar di jagad dunia internet.

Berkunjung Ke Stadion Tim Favorit

Daniel merupakan direktur utama perusahaan elektronik terkemuka di Palembang. Mengingat begitu ia sudah berapa kali ingin dijatuhkan oleh teman-teman jabatannya, karena banyak iri jikalau Daniel bisa capai tingkat kesuksesan bersama sikap optimis yang selalu terjaga.

Pasalnya Daniel mengaku sudah lebih dari 7 kali ingin dijatuhkan dari jabatannya oleh rekan satu kerja, namun ia selalu berusaha dan lakukan yang terbaik untuk mengembangkan perusahaan agar lebih maju dan pengawai lebih sejahtera lagi. Kekuatan seorang Daniel selain optimis ialah percaya dengan pertimbangan yang dia ambil.

Tidak lama Daniel pun keluar dari pekerjaannya, karena para pemimpin perusahaan takut suatu saat Daniel bisa naik jabatan dan menjadi pesaingnya. Dengan begitu Danielnya pun menggunakan hasil tabungannya untuk membangun sebuah usaha grosir baju didaerahnya, ia pun berlahan-lahan membangun usaha tersebut dengan seluruh modal yang ia punya.

Setelah usai membangun usaha baru, Daniel memiliki cita-cita untuk berkunjung ke markas tim favoritnya Real Madrid yang bermakas di Santiago Bernabéu. Namun diwaktu ia sudah kehabisan banyak uang, sehingga harus mengumpulkannya untuk saksikan tim favoritnya sejak kecil.

Daniel setelah itu memiliki rencana terakhir untuk menambahkan tabungan pribadinya, yang dengan berkontribusi di agen bola online terbesar, untuk ikuti taruhan bola yang terbagi kedalam beberapa jenis. Serta Daniel bermain bersama anggaran secukupnya dan dengan kercerdikan kelola permainan yang baik.

Bersama dengan memainkan taruhan di situs judi bola terbesar di dunia, dengan jangkah panjang. Dengan sabar Daniel memainkannya, dan berbuah manis, sampai ia berhasil membeli tiket pesawat untuk langsung terbang melihat tim favoritnya bermain yakni Real Madrid, yang bermarkas di Santiago Bernabéu.